Apa Itu Tag RFID UHF? Perbedaan Antara Tag RFID vs. UHF

Jawaban Cepat

Apa Itu Tag RFID UHF? Perbedaan Antara Tag RFID vs. UHF

What Are UHF RFID Tags? Difference Between RFID vs. UHF Tags - TagtixRFID

Apa itu Tag RFID?

RFID adalah singkatan dari Radio Frequency Identification (Identifikasi Frekuensi Radio).. Tag RFID adalah perangkat kecil yang menggunakan gelombang radio untuk mengidentifikasi dan melacak objek. Anggap saja sebagai barcode berteknologi tinggi yang tidak perlu dilihat untuk dibaca.

Label-label ini sangat berguna di banyak industri. Label ini membantu melacak inventaris di toko, mengelola peralatan di rumah sakit, dan bahkan memantau proses manufaktur di pabrik.

Apa itu tag UHF?

Tag UHF adalah jenis tag RFID tertentu. UHF adalah singkatan dari Ultra High Frequency (Frekuensi Ultra Tinggi).Tag-tag ini beroperasi pada frekuensi yang lebih tinggi daripada tag RFID lainnya, yang memberi mereka beberapa kemampuan khusus.

Tag UHF dapat dibaca dari jarak yang lebih jauh dibandingkan jenis tag RFID lainnya. Hal ini menjadikannya pilihan tepat untuk melacak barang-barang berukuran besar atau membaca banyak tag sekaligus.

Perbedaan: Tag RFID UHF vs. HF

Perbedaan utama antara tag RFID UHF dan HF (Frekuensi Tinggi) terletak pada frekuensi yang mereka gunakan untuk berkomunikasi. Hal ini memengaruhi kinerja mereka dalam berbagai situasi.

Tag UHF beroperasi pada frekuensi antara 860-960 MHz. Tag ini dapat dibaca dari jarak yang lebih jauh, terkadang hingga 30 kaki atau lebih. Tag ini lebih cepat dalam berkomunikasi dan dapat membaca banyak tag sekaligus.

Tag HF, di sisi lain, beroperasi pada frekuensi 13,56 MHz. Jangkauan bacanya lebih pendek, biasanya kurang dari 3 kaki. Namun, tag ini lebih baik dalam bekerja di dekat logam atau cairan, yang dapat mengganggu sinyal UHF.

Bagaimana Cara Kerja Tag RFID UHF?

Tag RFID UHF bekerja seperti gabungan stasiun radio dan penerima mini. Berikut penjelasan sederhana tentang cara kerjanya:

  1. Pembaca RFID mengirimkan gelombang radio.
  2. Gelombang-gelombang ini mengenai antena tag UHF.
  3. Antena menangkap energi ini dan menggunakannya untuk memberi daya pada chip tag.
  4. Kemudian, chip tersebut mengirimkan kembali sinyal radionya sendiri, yang membawa informasi yang tersimpan dalam memorinya.
  5. Pembaca menerima sinyal balik ini dan menerjemahkan informasinya.

Seluruh proses ini terjadi dalam sepersekian detik. Saking cepatnya, satu pembaca dapat berkomunikasi dengan ratusan tag hampir secara bersamaan.

Apa yang ada di dalam tag RFID UHF?

Tag RFID UHF mungkin terlihat sederhana dari luar, tetapi di dalamnya terdapat teknologi canggih. Mari kita uraikan:

  1. Antena: Ini seperti telinga dan mulut pada tag. Antena mendengarkan sinyal dari pembaca dan mengirimkan informasi kembali. Bentuk antena dirancang dengan cermat agar berfungsi optimal dengan frekuensi UHF.
  2. Chip (atau Sirkuit Terpadu): Ini adalah otak dari keseluruhan sistem. Ini adalah komputer kecil yang menyimpan dan memproses informasi. Chip memiliki beberapa bagian:
    • Memori EPC: Ini menyimpan Kode Produk Elektronik, pengidentifikasi unik untuk barang yang ditempeli label tersebut.
    • Memori Pengguna: Beberapa chip memiliki ruang tambahan tempat Anda dapat menyimpan informasi khusus.
    • Memori TID: Ini berisi ID unik yang ditetapkan oleh produsen. Ini seperti sidik jari tag tersebut.
    • Memori Cadangan: Area ini menyimpan kata sandi untuk melindungi informasi tag.
  3. Substrat: Ini adalah material yang menyatukan semuanya. Bisa berupa plastik, kertas, atau material lain tergantung di mana label tersebut akan digunakan.

Bentuk-bentuk Tag UHF

Tag RFID UHF hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran. Mari kita lihat dua jenis utamanya: Label/Inlay dan Tag Keras.

Label dan Sisipan

Label dan sisipan itu seperti stiker berteknologi tinggi. Sangat tipis dan fleksibel.

9662 Long Range UHF Gen2 RFID Tags Alien H3 TagtixRFID

Beginilah penampakannya:

  • Setipis kertas
  • Mudah ditekuk
  • Biasanya lebih kecil dari kartu kredit.

Perbedaan:

  • Tambalan biasanya transparan.
  • Label memiliki permukaan kertas atau plastik untuk dicetak.

Fakta menarik:

  • Sangat murah (harganya bisa serendah 10 sen per buah jika membeli dalam jumlah banyak)
  • Ringan seperti bulu (kurang dari 1 gram)
  • Tersedia dalam bentuk gulungan, seperti stiker.

Kegunaan:

  • Sangat cocok untuk memberi label pada barang-barang yang membutuhkan label tipis yang hampir tidak terlihat.
  • Dapat dicetak, seperti label biasa.

Tag Keras

Tag keras adalah jenis tag yang paling tangguh di dunia RFID. Tag ini lebih tebal dan lebih kuat daripada label.

Beginilah penampakannya:

  • Kaku dan lebih tebal dari label
  • Tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran.
  • Ukurannya bisa sekecil penghapus pensil atau sebesar plat nomor kendaraan.

Terbuat dari apa saja:

  • Bahan-bahan yang kuat seperti plastik, keramik, atau bahkan logam.

Fakta menarik:

  • Lebih mahal (dari $1 hingga $15 per buah)
  • Bisa sangat ringan (0,2 gram) atau cukup berat (250 gram)
  • Dibuat agar tahan lama dalam kondisi sulit.

Kegunaan:

  • Sangat cocok untuk memberi label pada barang-barang yang mungkin terbentur atau tergores.
  • Cocok untuk penggunaan di luar ruangan atau di lingkungan yang keras.

 

Tag UHF Pasif

Tag UHF (Ultra High Frequency) pasif adalah perangkat RFID kecil dan serbaguna yang beroperasi tanpa baterai.

Berbeda dengan tag aktif yang memiliki baterai internal, tag pasif memanfaatkan energi dari gelombang radio pembaca. Ketika pembaca mengirimkan sinyal, antena tag menangkap energi ini, mengaktifkan chip internalnya, dan mengirimkan kembali informasi yang tersimpan.

Tag pasif unggul dalam pelacakan inventaris dan manajemen rantai pasokan. Berikut adalah hal-hal yang membuat tag UHF pasif menonjol:

  • Tidak memerlukan baterai, sehingga masa pakainya lebih lama.
  • Ukuran lebih kecil dan biaya lebih rendah (0,10 hingga $3 per label)
  • Jangkauan baca hingga 30 kaki (10 meter)

Butuh Tag UHF Pasif dengan Ukuran Berbeda?

Di sini kami memiliki beragam pilihan Tag UHF Jarak Jauh berbahan PET dengan Perekat 3M dan berbagai ukuran.

9662 Long Range UHF Gen2 RFID Tags Alien H3

Untuk apa UHF digunakan?

Teknologi RFID UHF memiliki berbagai macam aplikasi di berbagai industri. Berikut beberapa penggunaan umumnya:

  1. Manajemen Inventaris Ritel: Toko menggunakan tag UHF untuk melacak stok mereka. Mereka dapat dengan cepat menghitung barang tanpa perlu memindai setiap barcode satu per satu.
  2. Pelacakan Rantai PasokanPerusahaan menggunakan tag UHF untuk memantau produk saat berpindah dari pabrik ke gudang hingga ke toko. Ini membantu mereka mengetahui lokasi barang setiap saat.
  3. Pelacakan Aset: Bisnis menggunakan tag UHF untuk memantau peralatan berharga. Ini sangat berguna untuk barang-barang yang sering dipindahkan, seperti peralatan di lokasi konstruksi.
  4. Manufaktur Otomotif: Produsen mobil menggunakan tag UHF untuk melacak komponen selama proses perakitan. Hal ini membantu memastikan komponen yang tepat masuk ke kendaraan yang tepat.
  5. Pelayanan Kesehatan: Rumah sakit menggunakan tag UHF untuk melacak peralatan, memastikan obat yang tepat diberikan kepada pasien yang tepat, dan bahkan memantau lokasi staf dan pasien.
  6. Manajemen Perpustakaan: Banyak perpustakaan menggunakan tag UHF pada buku dan media. Hal ini mempercepat proses peminjaman dan membantu mencegah pencurian.
  7. Pencatatan Waktu Lomba: Tag UHF sering digunakan dalam maraton dan lomba lari lainnya untuk melacak secara akurat kapan pelari melewati garis start dan finish.
  8. Pelacakan Ternak: Petani menggunakan tag UHF untuk memantau hewan ternak mereka, mencatat riwayat kesehatan, dan mencegah kehilangan.
  9. Pelacakan Bagasi: Beberapa bandara dan maskapai penerbangan mulai menggunakan tag UHF untuk membantu mengurangi kehilangan bagasi.
  10. Kontrol Akses: Tag UHF dapat digunakan pada kartu identitas untuk mengontrol akses ke gedung atau area tertentu di dalam suatu fasilitas.

 

RuffRuff Apps RuffRuff Apps by WANTO