Jawaban Cepat

Format dan Jenis Kartu HID

Temukan format dan jenis kartu HID, termasuk format standar H10301 26 bit, kode fasilitas, dan kartu proximity untuk solusi kontrol akses yang aman.

h10301

Format dan Jenis Kartu HID

HID Card Format and Types - TagtixRFID

Bagaimana Cara Kerja Kartu HID®?

Kartu HID®, yang umum digunakan untuk sistem kontrol akses, beroperasi berdasarkan teknologi yang memungkinkan individu untuk diidentifikasi secara aman dan dapat mengautentikasi diri mereka sendiri.

Kartu HID biasanya berisi sebuah mikrochip dan sebuah antena. Mikrochip menyimpan nomor identifikasi unik kartu, sedangkan antena memungkinkan kartu untuk berkomunikasi dengan pembaca kartu.

Terdapat berbagai jenis kartu HID, termasuk kartu proximity, kartu pintar, dan kartu strip magnetik. Kartu proximity beroperasi dalam jarak dekat dan menggunakan teknologi identifikasi frekuensi radio (RFID), sedangkan kartu pintar mungkin memiliki fungsi tambahan, seperti menyimpan data terenkripsi.

Saat pengguna mendekatkan kartu HID ke pembaca, langkah-langkah berikut terjadi:

PengaktifanPembaca kartu memancarkan sinyal frekuensi radio, yang mengaktifkan antena kartu.

Transmisi DataKartu tersebut merespons dengan mengirimkan kembali nomor ID uniknya ke pembaca.

VerifikasiPembaca mengirimkan ID ini ke sistem kontrol akses, yang kemudian memeriksanya terhadap basis data pengguna yang berwenang.

Keputusan AksesJika identitas dikenali dan valid, sistem akan memberikan akses, seringkali dengan membuka kunci pintu atau mengizinkan masuk ke area yang aman.

Daftar Format HID Umum

Kartu HID hadir dalam berbagai format, menawarkan berbagai tingkat keamanan dan kapasitas data untuk sistem kontrol akses. Berikut adalah rincian format HID yang umum:

  • 12 Bit: CASI F/2F 12 Digit Magstripe, digunakan pada sistem lama.
  • 13 Bit: MIDAS, sering digunakan untuk sistem lama.
  • 15-27 BitIni termasuk TECOM, Standar 26-bit (H10301), INDALA 26-bit, dan variasi seperti format 27-bit, yang umum digunakan dalam sistem komersial.
  • 28-32 BitMencakup format seperti HID 32-bit, Wiegand, dan INDALA, yang sering digunakan di lingkungan perusahaan yang membutuhkan penyimpanan data dalam jumlah sedang.
  • 33-36 BitFormat seperti HID 33-bit (D10202) dan Corporate 1000 35-bit menawarkan keamanan yang lebih tinggi dan jangkauan data yang lebih luas.
  • 37-40 BitFormat HID 37-bit (H10302, H10304) dan Honeywell 40-bit banyak digunakan untuk sistem tingkat perusahaan yang membutuhkan kontrol yang lebih canggih.
  • 42-56 BitDigunakan oleh organisasi yang lebih besar, ini termasuk Inner Range 56-bit dan TWIC/CAC untuk sistem keamanan tinggi.
  • 64-128 BitTWIC/CAC 64-bit dan PIV-I 128-bit adalah format canggih yang digunakan di lingkungan pemerintahan dan keamanan tinggi.
  • 200-245 BitFormat FASC-N menawarkan keamanan yang sangat tinggi, seringkali untuk sistem federal.

Format-format ini bervariasi dalam kapasitas data dan dipilih berdasarkan kebutuhan kontrol akses tertentu, menawarkan fleksibilitas untuk keamanan dan penyesuaian.

Cara Menentukan Format Kartu HID 

Untuk menentukan jenis kartu akses pintu HID yang Anda butuhkan, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Periksa Teknologi Kartu: 

    Teknologi yang paling umum adalah kartu HID iClass® dan HID Proximity. Carilah tanda pengenal seperti “HID Prox” atau “iClass” pada kartu itu sendiri, yang membantu membedakan kartu proximity dari kartu frekuensi tinggi seperti iClass®.

  • Periksa Kotak Kartu Terakhir

    Jika Anda masih menyimpan kotak dari pesanan kartu terakhir, perhatikan labelnya untuk detail seperti format kartu, kode fasilitas atau lokasi, dan nomor kartu awal. Informasi ini biasanya sudah diprogram sebelumnya, dan Anda perlu menghindari pemesanan nomor kartu yang sama. Banyak sistem kontrol menerima format standar 26-bit (H10301), tetapi yang lain mungkin memerlukan format khusus atau format terbuka.

  • Periksa Kartu yang Ada

    Pada kartu yang sudah ada, kode situs dan nomor seri mungkin tercetak. Ini tidak selalu memberi tahu Anda formatnya, tetapi memberikan petunjuk. Anda mungkin melihat angka seperti 0009P atau 0006L untuk teknologi proximity atau logo iClass® untuk kartu iClass.

  • Minta Kartu Contoh

    Hubungi pemasok kartu dan mintalah kartu sampel, biasanya dalam format 26-bit standar, dengan kode situs dan nomor kartu acak untuk diuji dengan sistem Anda.

  • Kirimkan Kartu Kerja

    Jika Anda ragu, kirimkan kartu yang berfungsi ke vendor seperti Easy Badges, yang dapat membaca informasi kartu dan membantu menentukan format Wiegand, kode situs, dan pemrograman yang benar.

  • Masuk ke Sistem Kontrol Akses Anda

    Jika Anda memiliki akses ke sistem kontrol, Anda mungkin dapat melihat format kartu, kode fasilitas, dan nomor kartu terdaftar secara langsung.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat memastikan bahwa Anda memesan kartu yang tepat untuk sistem Anda, menghindari duplikasi, dan memastikan pemrograman yang benar.

 

Format HID H10301

Format HID H10301, yang juga dikenal sebagai format standar 26-bit, adalah salah satu format kartu proximity yang paling umum digunakan dalam sistem kontrol akses. 

Kartu ini memiliki total 26 bit data, dengan 8 bit dialokasikan untuk kode fasilitas (yang mengidentifikasi lokasi atau bangunan) dan 16 bit untuk nomor kartu (yang mengidentifikasi pengguna individu). Pengkodean ini memungkinkan organisasi untuk meningkatkan keamanan kartu, karena hanya mereka yang familiar dengan format dan kode fasilitas yang dapat menginterpretasikan informasi di dalam kartu.

Format ini memungkinkan 65.536 nomor kartu unik dan 256 kemungkinan kode fasilitas. Format ini banyak digunakan karena kesederhanaannya dan kompatibilitas yang luas dengan berbagai sistem kontrol akses.

Yang penting, siapa pun dapat membeli kartu HID, tetapi memahami format spesifiknya memungkinkan implementasi yang lebih baik dalam sistem kontrol yang menerima format standar 26-bit. 

Dalam format HID H10301, terdapat format bit yang lebih tinggi, seperti 35 bit dan 40 bit, yang menyediakan fitur keamanan tambahan. Namun, satu pengecualian adalah format HID 37 bit, yang tidak sepenuhnya mengikuti format standar 26 bit. 

Ingin Menghemat Lebih Banyak untuk Sistem Kontrol Akses Anda? Dapatkan Kartu Format H10301 Gratis

Ingin meningkatkan atau mengatur sistem kontrol akses Anda dengan kartu Prox H10301 yang lebih terjangkau?

Kami siap membantu Anda! Untuk waktu terbatas, kami menawarkan Kartu Prox Format H10301 GRATIS untuk membantu Anda memulai.

Tanpa ikatan apa pun—hanya kartu H10301 26-bit berkualitas tinggi dan berstandar industri yang siap untuk sistem Anda.

Dapatkan Kartu H10301 GRATIS Anda Sekarang!

Format Wiegand 26-Bit Standar

Format Standar 26 Bit adalah representasi yang banyak digunakan untuk mengkodekan informasi dalam sistem digital, khususnya dalam konteks sistem kontrol akses dan identifikasi. Awalnya dikembangkan untuk digunakan dalam sistem kartu proximity dan teknologi RFID, format ini telah menjadi pilihan populer karena keseimbangan antara kesederhanaan dan efektivitasnya.

Format Standar 26 Bit terdiri dari total 26 bit.yang biasanya dibagi menjadi tiga bagian utama: kode fasilitas, pengidentifikasi, dan bit paritas.

1. Kode Fasilitas (Bit 1-8):

Bagian ini memungkinkan pengorganisasian berbagai kelompok atau fasilitas, sehingga memudahkan pengelolaan dan identifikasi banyak pengguna atau lokasi. Kode fasilitas dapat berkisar dari 0 hingga 255, memungkinkan hingga 256 fasilitas unik.

2. Pengidentifikasi (Bit 9-24):

Bagian ini menyediakan pengidentifikasi unik untuk setiap kartu atau pengguna di dalam suatu fasilitas. Biasanya terdiri dari 16 bit, memungkinkan 65.536 pengidentifikasi unik dalam kode fasilitas yang sama. Hal ini memastikan bahwa setiap kartu dapat dikenali secara unik oleh sistem.

3. Bit Paritas (Bit 25-26):

Dua bit terakhir digunakan untuk pengecekan kesalahan melalui paritas. Bit-bit ini membantu memastikan integritas data yang ditransmisikan dan dapat menunjukkan apakah data telah diubah atau rusak.

Format Standar 26 Bit terutama digunakan dalam:

  • Sistem Kontrol Akses: Umumnya ditemukan dalam sistem keamanan untuk bangunan, kantor, dan area terlarang lainnya, yang memungkinkan akses masuk terkontrol berdasarkan kredensial pengguna.
  • Sistem Pencatatan Waktu dan Kehadiran: Digunakan untuk melacak kehadiran karyawan dan mengelola data tenaga kerja.
  • Sistem IdentifikasiDigunakan dalam berbagai aplikasi identifikasi, seperti lencana karyawan, kartu keanggotaan, dan manajemen pengunjung.

Apa itu HID® iClass®?

HID iClass® adalah jenis teknologi kartu pintar yang digunakan untuk sistem kontrol akses yang aman.

Berbeda dengan kartu proximity tradisional, kartu iClass® menggunakan gelombang radio frekuensi tinggi (13,56 MHz) untuk komunikasi antara kartu dan pembaca, sehingga menawarkan keamanan yang lebih baik.

Kartu iClass® dapat menyimpan data tambahan selain kontrol akses, seperti kunci enkripsi atau informasi biometrik. Hal ini menjadikannya ideal untuk lingkungan yang membutuhkan lebih dari sekadar kontrol akses dasar, menawarkan multifungsi dan perlindungan yang lebih baik terhadap duplikasi tanpa izin.

Apa Itu Kartu Clamshell? 

Kartu clamshell adalah jenis kartu kontrol akses yang dikenal karena daya tahannya dan permukaannya yang tidak dapat dicetak. Kartu ini lebih tebal dan lebih kokoh dibandingkan jenis lain seperti kartu proximity yang dapat dicetak.

Disebut "cangkang kerang" karena cangkang luarnya yang terbuat dari plastik keras, yang melindungi teknologi di dalamnya.

Kartu tipe clamshell paling sering digunakan di lingkungan yang memprioritaskan daya tahan daripada kustomisasi, sehingga cocok untuk area dengan lalu lintas tinggi atau situasi penanganan yang kasar.

Membaca selanjutnya

What Are The Differences? RFID Cards vs HID vs Mifare vs Proximity Cards - TagtixRFID
Understanding 26-Bit Wiegand Format: Proximity Cards & Access Control - TagtixRFID
RuffRuff Apps RuffRuff Apps by WANTO